Suasa hening kampus hari ini (Kamis, 02 Juli 2026) tiba-tiba terasa meriah kala saya mendapatkan pesan dari mahasiswa. Dia mengabarkan kalau CEO dan trainer Winston Academy ingin berkunjung ke kampus. Seketika saya merasa senang dan heboh sendiri. Tentu saja, karena bertemu dengan orang-orang hebat adalah salah satu rezeki yang patut kita syukuri. Jujur saja, pertemuan ini merupakan hal yang paling saya nantikan. Saya sudah menyimpan rasa penasaran dan banyak pertanyaan untuk ditanyakan saat ketemu nanti. Intinya saya ga mau melewatkan kesempatan berharga ini hilang begitu aja.
Sepertinya memang sudah menjadi kehendak Tuhan pemilik seluruh alam kalau kita akan berbincang hari ini. Betapa tidak, sejak pagi saya hanya ada satu agenda koordinasi. Sisanya adalah waktu kosong untuk melakukan banyak aktivitas. Meskipun sempat terkendala ruang untuk pertemuan karena di kantor saya digunakan untuk meeting persiapan tim penerimaan mahasiswa baru, namun selalu ada jalan. Pada akhirnya kami ketemu di Laboratorium Biologi. Maaf ya Mbak, begitu asiknya sampe lupa gak dibuatkan kopi atau teh.
Yuktika adalah seorang CEO dan trainer di Winston Academy. Sebuah adalah lembaga pelatihan terkemuka yang fokus pada pengembangan kompetensi bidang komunikasi untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan di sebuah perusahaan. Sejak tiga atau empat bulan yang lalu kami mulai berkomunikasi. Ceritanya, Mbak Yuktita sedang ada kegiatan di Kudus untuk pelatihan guru-guru. Atas saran dari Pak Hendi Pratama, promotor saya, saat itu beliau kontak saya untuk minta rekomendasi mahasiswa sebagai asisten dokumentasi dan media sosial. Singkat cerita, sejak komunikasi pertama saya mempunyai keinginan untuk belajar banyak hal dari CEO Winston Academy ini.
Meski sebentar, namun saya mendapatkan banyak ilmu yang mencerahkan. Kapan lagi bisa ngobrol dengan seorang CEO dan trainer profesional. Kalau ikut pelatihannya tentu harus bayar dulu baru bisa berbincang, hehehehe…
Alhamdulillah, atas berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa kesempatan itu akhirnya datang. Selama lebih dari enam puluh menit kami berbincang dan berdiskusi banyak hal. Sebagai seorang profesional dan banyak pengalaman, tentu banyak hal positif yang disampaikan oleh Mbak Yuktika. Ada satu poin penting dari obrolan kami saat yang bisa dijadikan pelajaran bersama adalah keberanian untuk memulai sesuatu. Beberapa kali beliau menegaskan kalau kita harus berani mulai. Apapun itu impian kita, harus diawali dengan aksi kecil. Tentunya ini mengingatkan kepada setiap orang khususnya mahasiswa bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Impian atau program-program kita akan terwujud suatu hari nanti ketika kita sudah berusaha.
Mbak Yuktita banyak memberikan insight dan pencerahan kepada saya. Beliau juga memberikan tips dan beberapa motivasi agar kita selalu berfikiran positif dan berani memulai. Karena kunci dari semua keberhasilan adalah dimulai dengan awalan yang baik. Ada satu hal lagi yang membuat saya sangat terkesan, yaitu apapun latar belakang keilmuan kita jangan berfikir kalau kita gagal apabila tidak bekerja pada bidang linear dengan ijazah. Intinya adalah kita harus menjadi pribadi yang lebih baik, terus berproses, dan bermanfaat.
Saya berharap semoga pertemuan ini dapat menjadi pembuka peluang dalam berbagai hal. Semoga suatu hari nanti saya bisa berkolaborasi bersama beliau. Namun untuk mewujudkan hal itu saya masih harus menyelesaikan dahulu PR yang diberikan oleh Mbak Yuktika kepada saya. Yups, dalam sesi ngobrol berkali-kali beliau memberikan semangat kepada saya untuk memulai langkah baru.
Terima kasih kepada Mbak Yuktika semoga Anda senantiasa diberkahi kesehatan dan sukses kedepannya. Terima kasih juga telah bersedia mampir ke kampus Universitas Islam Negeri Sunan Kudus. Meski sebentar, namun saya mendapatkan banyak ilmu yang mencerahkan. Kapan lagi bisa ngobrol dengan seorang CEO dan trainer profesional. Kalau ikut pelatihannya tentu harus bayar dulu baru bisa berbincang, hehehehe…
Wallahualam bissawab

