Hattrick Amala!

Tulisan ini bukan soal sepakbola, namun soal keberhasilan tiga mahasiswa bernama Amala menyelesaikan studi mereka. Meminjam istilah sepakbola, trigol atau dalam bahasa Inggris disebut hattrick adalah istilah yang digunakan ketika seorang pemain berhasil mencetak tiga gol dalam satu pertandingan. Ini adalah kali pertama saya mencatatkan hattrick menemani mahasiswa sampai lulus.

Bangga, haru, dan gembira saat kemaren (Rabu, 24 Juni 2026) saya bertemu dengan salah satu Amala sebelum proses munaqosah. Betapa tidak, ada doa yang terus saya rapalkan untuk bisa mengantarkan tiga orang Amala ini meraih gelar mereka. Saya berujar dalam hati, apabila nanti trio Amala ini berhasil menyelesaikan tugas akhirnya, maka saya akan  merilis tulisan ini. Alhamdulillah atas Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa keinginan tersebut terwujud.

Semester Genap 2025-2026 ini adalah momen paling menggembirakan bagi tiga mahasiswa bimbingan saya karena berhasil merampungkan tahap akhir dalam perjalanan studi mereka. Uniknya ketiga mahasiswa ini memiliki nama yang identik yaitu Amala. Capaian ini menyusul mahasiswa sebelumnya yang juga bernama Amala berhasil lulus pada tahun 2025.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Kazahrotin Amala, Achmad Achsanu Amala,dan  Afifatul Amala Alkhotiyah. Sudah menjadi takdir Tuhan bahwasanya saya harus menjadi pembimbing skripsi dan tugas akhir mereka. Meskipun begitu, bukan berarti takdir yang kita jalani berjalan mulus dan manis. Ada banyak jalan berliku, jalan terjal, jalan berbatu, dan halang rintang. Maaf kalau terkesan berlebihan, tapi memang kenyataanya seperti itu.

Dari ketiga mahasiswa ini, Achmad Achsanu Amala adalah mahasiswa pertama yang berhasil menyelesaikan skripsinya. Saat itu dia lulus tepat waktu. Satu yang bisa kita tiru dari dia adalah kesabaran. Meski banyak revisi namun dia tetap sabar dan mengikuti instruksi. Bahkan dia sering banget datang untuk bimbingan, meskipun dia tau bahwa akan ada revisi pada akhirnya. For your information, topik yang dipilih Amala adalah Qualitative Meta Analysis jadi dia harus berurusan dengan ribuan artikel untuk dianalisis. Pastinya butuh kesabaran yang luar biasa untuk menganalisis satu-persatu artikel untuk dianalisa. Kudos buat Amala.

Achmad Achsanu Amala

Sementara itu, Amala berikutnya yang lulus adalah Afifatul Amala Alkhotiyah. Amala kedua ini juga istimewa, tak mau kalah dengan kakak tingkatnya Achmad Achsanu Amala, Amala kedua ini lulus lewat jalur publikasi. Amala kedua ini juga lulus tepat waktu di semester 8. Kajian yang kami laporkan tentang kesadaran gender guru bahasa Inggris ketika mengimplementasikan buku teks di kelas. Dari Amala kedua kita belajar bahwa segala sesuatu bisa diraih melalui proses bertahap. Amala kedua ini mulai merancang artikel sejak semester 6 saat mengikuti mata kuliah Gender and Language Education. Silahkan baca artikelnya di sini. Jadi pesan moralnya adalah mulailah mengerjakan apa yang menjadi harapan atau cita-cita kalian. Jangan menunggu sempurna, jangan kebanyakan mikir dan nunggu momen yang tepat, karena bisa aja momen itu ga pernah datang.

Afifatul Amala Alkhotiyah

Terakhir adalah Kazahrotin Amala. Amala yang satu ini menyelesaikan kuliahnya di saat yang tepat. Amala ketiga ini adalah contoh nyata bagaimana kesabaran, ketekunan, ketangguhan, dan keyakinan untuk bisa menyelesaikan studi harus tetap terjaga. Ada banyak momen ajaib dan tak terduga ketika kita terus berusaha mewujudkan cita-cita. Kuncinya adalah harus ada niat dan kemauan dalam diri yang kuat. Memang ada halangan atau situasi yang tidak menyenangkan, namun yakinlah bahwa Tuhan senantiasa bersama hambanya yang bersabar. Selamat kepada Kazahrotin Amala atas pencapaiannya. Amala ketiga ini sempat menemui badai topan yang membuat langkahnya goyah dan terseok-seok. Namun karena kuatnya doa dan keyakinan memberikan titik balik baginya untuk bangkit. Proud of you🚀

Kazahrotin Amala

Pada akhirnya, kita bisa belajar banyak hal dari ketiga mahasiswa ini, salah satunya adalah ketangguhan dan ketahanan. Mengapa kita harus menjadi lebih kuat, lebih tangguh, dan lebih tahan banting? Yups, Anda benar. Dalam proses penyelesaian tugas akhir kita harus menjadi orang yang tangguh dan kuat, karena prosesnya yang panjang. Semangat untuk calon pejuang dan para pejuang skripsi yang mencari kemerdekaan. Semoga kalian sukses selalu dan diberikan kemudahan.

Wallahualam bissawab

0 comments
5 likes
Prev post: Malam Minggu Bersama Forum Mahasiswa Blora

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *